Hallo, teman Marica! Apakah kamu sudah memahami tata cara berwudhu? Berwudhu merupakan salah satu cara untuk menghilangkan hadast kecil loh! Tak hanya itu, berwudhu juga merupakan salah satu syarat sah untuk menunaikan ibadah sholat ataupun ketika ingin melakukan ibadah lainnya. Karena, ketika beribadah kita diwajibkan dalam keadaan suci dan bersih dari hadast.
Jadi, bagaimana? Apakah kamu sudah memahami tata cara berwudhu. Jika belum, kamu sudah melakukan langkah yang tepat dengan mengunjungi website ini! Kenapa? Karena kita akan belajar bersama-sama memahami tata cara berwudhu beserta doa-doanya.
Yuk, simak langkah-langkah atau tata cara berwudhu di bawah ini!
1. Berniat
Sebelum berwudhu, kita wajib berniat terlebih dahulu. Ucapkan niat bersamaan dengan mencuci telapak tangan. Berikut adalah bacaan niat ketika akan berwudhu:
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَ
Nawaitu wudua lirof'il hadatsii ashghori fardhon lillaahi ta'alaa.
Artinya: "Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil, fardu karena allah
2. Berkumur
Langkah berikutnya adalah berkumur, yaitu menyiramkan air ke dalam mulut dan menggerakkan air di dalam mulut untuk membersihkan mulut dan gigi dari sisa-sisa makanan. Lakukan sebanyak tiga kali, hukum berkumur ketika wudhu yaitu sunnah.
3. Membasuh Wajah
Selanjutnya yaitu membasuh wajah, Setelah berkumur, basuhlah wajah sebanyak tiga kali, mulai dari batas atas rambut hingga bawah dagu. Hukum membasuh jawah ketika wudhu yaitu wajib.
4. Membasuh Tangan
Membasuh kedua tangan hingga sampai ke siku. Dimulai dari tangan kanan, diikuti dengan tangan kiri. Hal ini mencakup semua bagian tangan, termasuk jari-jari dan basuhlah sampai siku. Lakukan sebanyak tiga kali, hukum membasuh tangan yaitu wajib.
5. Membasuh Kening
Membasuh kening sebanyak tiga kali, lakukan dengan menyapu sebagian kecil kepala di atas rambut menggunakan tangan kanan. Hukum membasuh kening yaitu wajib.
6. Membasuh Telinga
Setelah mengusap kepala dilanjutkan dengan membersihkan kedua telinga. Membersihkan telinga ini dilakukan dengan memasukkan jari telunjuk ke dalam telinga, kemudian ibu jari mengusapkan kedua daun telinga. Hal ini dilakukan secara bersamaan antar telinga kanan dan telinga kiri. Basuhlah telinga sebanyak tiga kali, dan hukum membasuh telinga yaitu sunnah.
7. Membasuh Kedua Kaki
Kemudian yaitu membasuh kaki, basuhlah sampai mata kaki dan gosok celah-celah jari, pastikan tumit yang terlipat kulitnya mengenai air wudhu. Lakukan hingga tiga kali, dan hukum membasuh kaki yaitu wajib.
8. Berdoa Setelah Wudhu
Setelah selesai berwudhu kemudia berdoa, hokum berdoa setelah wudhu yaitu sunnah. Mengucapkan doa setelah wudhu membuat berwudhu lebih sempurna. Beriku merupakan doa setelah wudhu.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu. Wa asyhadu anna Muhammadan Abduhu wa rasuluhu. Allahumma-j alnii minat tabinna waj alnii minal mutathohiirina waj alni min ibadati shalihin.
Artinya: "Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang menyekutukan bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hambaNya dan Utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku orang yang ahli taubat, dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang saleh."
Nah, itulah tata cara berwudhu yang baik dan benar. Dari penjelasan tersebut, terdapat langkah berwudhu yang memiliki hukum wajib dan sunnah. Hukum wajib berarti kita wajib melakukan langkah tersebut dan tidak boleh terlewatkan agar wudhu bisa dikatakan sah. Sementara pada langkah berhukum sunnah, kita dapat melewatinya. Jadi, ketika kita lupa melewatkan langkah tersebut, wudhu tetap dikatakan sah. Namun, walaupun berhukum sunnah, alangkah baiknya tetap dilakukan supaya wudhu kita lebih sempurna.
Apakah kamu sudah bisa memahami? Jika sudah, yuk asah otak kamu dengan mengikuti quiz singkat di bawah ini!

Komentar
0 comment