TOKOH: BILAL BIN RABBAH SAHABAT RASULLULAH
TOKOH: BILAL BIN RABBAH SAHABAT RASULLULAH
960
views
Hai sobat marica, apa kabar kalian, aku harap dalam keadaan baik yaa. Nahh kali ini aku bakalan share artikel lagi lohh namun kali ini berbeda. Taukah kalian Nabi Muhammad SAW? Pasti tau kan yaa Nabi terahir yang sangat sayang kepada umatnya namun, kali ini aku bukan mau membahas beliau melainkan sahabat dari beliau yaitu Bilal bin Rabbah. Beliau merupakan sahabat yang sangat sayang kepada Rasullulah terus Simak yaa penjelasanya dibawah ini!!

Kisah Bilal bin Rabbah dan Kisah Keislamanya

Bilāl bin Rabāḥ (Arab: بِلَال بِن رَبَاح) (5 Maret 580 — Maret 640), adalah salah satu Sahabah (sahabat) dari nabi Islam Muhammad. Ia lahir di Mekah dan dianggap sebagai mu'azzin pertama dalam sejarah, yang dipilih oleh Muhammad sendiri. Dia adalah mantan budak Abyssinia dan dikenal karena suaranya yang keras, yang memanggil orang-orang Muslim untuk melaksanakan salat. Bilal lahir di daerah as-Sahah sekitar 43 tahun sebelum hijrah, sehingga diperkirakan ia masuk islam pada umur 30 tahun. Ayahnya bernama Rabah, yang merupakan seorang budak. Sedangkan ibunya yang bernama Hamamah, juga seorang budak wanita berkulit hitam yang tinggal di Mekah dan mengabdi kepada kepada keluarga Bani Jumah. Karena kondisi dan perawakan ibunya tersebut, sebagian orang memanggil Bilal dengan sebutan ibnu as-sauda` (putra wanita hitam). Bilal adalah seorang budak berkulit hitam keturunan Habasyah (sekarang Ethiopia). Ia dibesarkan di kota Ummul Qura (Mekah), sebagai seorang budak milik keluarga bani Abdu ad-Dar, lebih tepatnya keluarga Bani Jumah. Saat ayahnya meninggal, Bilal diwariskan kepada Umayyah bin Khalaf, seorang tokoh penting kaum Quraisy. Ketika Mekah dihebohkan dengan kemunculan seseorang yang menjadi Rasul, yang menyerukan kalimat Tauhid, Bilal adalah kelompok orang yang pertama memeluk Islam, walau statusnya masih menjadi seorang budak. Saat Bilal masuk Islam, hanya ada beberapa orang yang telah mendahuluinya memeluk agama baru itu. Seperti Ummul Mu’minin Khadijah binti Khuwailid, Abu Bakar ash-shiddiq, Ali bin Abu Thalib, Ammar bin Yasir bersama ibunya, Sumayyah, Shuhaib ar-rumi, dan Miqdad bin Aswad. Orang Quraisy yang paling banyak menyiksa Bilal adalah Umayyah bin Khalaf (tuannya), bersama para algojo. Mereka menghantam punggung Bilal dengan cambuk, tetapi Bilal hanya berkata, “Ahad, Ahad (Allah Maha Esa)". Mereka menindih dada Bilal dengan batu besar yang panas, Bilal pun hanya berkata, “Ahad, Ahad". Mereka semakin meningkatkan penyiksaannya, namun Bilal tetap mengatakan, “Ahad, Ahad". Mereka memaksa Bilal agar memuji Latta dan Uzza, tapi Bilal justru memuji dan mengagungkan Allah dan Rasul-Nya. Mereka terus memaksanya, “Ikutilah yang kami katakan!”. Bilal menjawab, “Lidahku tidak bisa mengatakannya.” Pada akhirnya Sayyidina Bilal dibebaskan oleh Abu Bakar, sehingga status Bilal bukan lagi seorang budak, melainkan sudah menjadi manusia Merdeka. Pasca meninggalnya Rasulullah pada tahun 11 H, sahabat Bilal pergi meningggalkan Madinah menuju tanah Syam untuk meringankan kesedihannya, ia akhirnya meninggal di kota Damaskus pada tahun 20 H atau 21 H dalam umur 63 tahun.

  1. Terompahnya sudah disurga.

2.  Menjadi Mu'adzin pertama dan tetap di Masa Rosulallah sholallahu alaihi wasallam. Ketika hukum syariat adzan diperintahkan oleh Allah, maka orang yang pertama kali disuruh oleh Rasulullah untuk mengumandangkan adzan adalah Sayyidina Bilal bin Rabah, ia dipilih karena suaranya sangat merdu dan lantang. Ia dikenal sebagai muazin pertama dalam Islam.

3.     Ia merupakan satu diantara 3 muadzin di masa Rasulullah bersama dengan sahabat Abu Mahdzurah al-Jumahi dan Abdullah bin Ummi-Maktum. Setidaknya, ada empat alasan mengapa Bilal diangkat menjadi penyeru adzan untuk umat Islam, untuk yang pertama kalinya. Pertama, Bilal memiliki suara yang lantang dan merdu. Kedua, Bilal sangat menghayati kalimat-kalimat adzan. Ketiga, Bilal memiliki kedisiplinan yang tinggi saat mengumandangkan Adzan, lima kali dalam sehari semalam. Keempat, Bilal memiliki keberanian untuk mengumandangkan adzan pada masa-masa awal dakwah Islam.

4.    Bilal tercatat mengikuti semua peperangan bersama dengan Rasulullah dari mulai perang Badar dan semua peperangan setelahnya.

5.     Namanya harum dan dikenal oleh kaum muslimin diseluruh dunia disetiap Zaman.

6.   Teguh memegang Iman. Hal tersebut terbukti ketika beliau disiksa oleh tuannya karena masuk Islam. beliau disuruh telanjang dada, diseret diatas gurun yang panas. kemudian badan beliau ditindih batu besar yang panas. Itu semua dilakukan agar sayyidina Bilal mau keluar dari Islam. Namun yang keluar dari mulut bilal adalah "Ahad...Ahad... (Allah yang Maha Ahad)". hingga akhirnya beliau dimerdekakan oleh sayyidina Abu Bakar ra. dengan harga yang sangat mahal.

7. Berawal dari seorang budak, Berkulit gelap, rambut keriting, namun dimuliakan kedudukannya oleh Allah karena memiliki keimanan yang sangat teguh.

8. DIperintahkan Rosulallah sholallahu alaihi wasalam naik keatas Ka'bah untuk mengumandangkan Adzan tanda keberhasilan Islam membebaskan Kota Makkah pada peristiwa Fathul Makkah.

Nah dibawah ini ada video kisah Bilal bin Rabbah, Jangan lupa ditonton!!!

Nabi Muhammad SAW part 18- Bilal bin Rabah Muazin Pertama di Zaman Rasulullah - Kisah Islami Channel

What's your reaction?

Komentar

https://teman.marica.id/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!

Facebook Conversations