Di tepi laut yang indah, Mari merasa sedih dan bersalah karena tidak sengaja menjatuhkan crown pemberian ibunya ke dalam laut. Meskipun Caca bersedia membantunya mencarinya, Mari menolak karena takut pada mitos monster gurita yang dikatakan menghuni laut tersebut. Namun, Caca, yang penuh tekad, memutuskan untuk menyelam sendirian demi membantu Mari. Ketika di dalam laut, Caca bertemu dengan seekor gurita dan gurita itu berusaha mendekatinya.
Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah Caca akan selamat dan berhasil menemukan crown yang hilang? Ataukah pertemuan Caca dengan gurita tersebut akan membawa kejutan yang tak terduga? Yuk, baca cerita lengkapnnya berikut ini!
Mari sedang menangis di tepi laut, hatinya penuh rasa bersalah karena tidak sengaja menjatuhkan crown pemberian ibunya ke dalam laut. Air matanya mengalir deras karena merasa tidak bisa menjaga crown itu dengan baik.
Caca, yang tidak tega melihat sahabatnya menangis, merasa harus melakukan sesuatu. Dia pun berinisiatif untuk membantu. "Jangan bersedih, Mari. Aku akan membantumu mencarinya," kata Caca dengan penuh tekad.
Namun, mendengar itu, Mari langsung menolaknya. "Aku tidak bisa berenang, Caca, dan aku tidak ingin kamu mencarinya sendirian. Lagi pula, kita dilarang berenang di sini, apalagi menyelam. Konon, di laut ini ada monster gurita yang jahat," jelas Mari dengan suara gemetar.
Caca tidak mengiraukan penjelasan Mari, ia tetap ingin membantu mencarinya. Di dalam laut, Caca merasakan kuatnya arus yang menariknya terus menerus. Dengan usaha keras, dia melawan arus tersebut, meskipun sulit. Setelah beberapa saat berjuang, akhirnya Caca berhasil melewati rintangan itu. Namun, saat dia berenang lebih dalam, dia melihat sesuatu yang samar-samar di belakangnya. Jantungnya berdebar kencang saat dia menyadari bahwa itu adalah seekor gurita besar.
"Monster! Pasti itu monster gurita yang dikatakan orang-orang," pikir Caca dengan panik.
Gurita itu semakin mendekat, dan Caca berusaha menjauh secepat mungkin.
Caca sangat merasa panik karena gurita itu berhasil mengejarnya dan dia juga terkejut ketika melihat crown Mari berada pada salah satu tentakel gurita tersebut.
"Jangan takut, aku hanya ingin memberikan crown ini kepadamu," kata gurita itu dengan suara lembut.
Gurita itu menjelaskan bahwa dia tidak sengaja melihat crown itu jatuh ke laut dan memutuskan untuk mengambilnya. Dia berniat mengembalikan crown tersebut, namun dia bingung bagaimana caranya. Karena, setiap ada orang yang melihat dirinya merasa ketakutan dan menganggapnya sebagai monster laut yang jahat.
"Jadi, kamu bukan monster? Maaf karena telah berprasangka buruk kepadamu," kata Caca dengan rasa bersalah.
"Tidak apa-apa, senang bertemu denganmu," jawab gurita itu dengan ramah.
Gurita itu kemudian memberikan crown tersebut kepada Caca dan mengantarkannya kembali ke permukaan laut.
Mari merasa sangat senang karena crown itu kembali lagi padanya. Caca juga menjelaskan kepada Mari jika guritalah yang telah menemukan crown miliknya dan cerita tentang Monster gurita itu tidak benar. Mendengar semua penjelasan tersebut akhirnya Mari dan Caca berteman dengan Gurita dan gurita tersebut merasa senang karena memiliki teman baru.
Dengan persahabatan yang baru terjalin, Mari, Caca, dan gurita itu berjanji untuk saling menjaga dan menghabiskan waktu bersama di tepi laut yang indah itu. Mereka tahu bahwa kadang-kadang, makhluk yang dianggap menakutkan bisa memiliki hati yang baik dan tulus.